Selasa, 24 Januari 2012

Merry Montez


Dalam Jeritan malam yang dipenuhi dengan darah, hidupku sudah diujung tanduk yang mana akan terjatuh. Aku dikepung oleh sejumlah zombie yang haus darah itu, ini berawal ketika aku dan kekasihku akan pergi piknik disuatu taman di Halton Square.

 
Dari dahulu aku benar-benar mempimpikan tuk bisa pergi piknik bersamanya karna ia selalu saja mendapat pekerjaan dan sedikit waktu untuk bisa berduaan di tempat yang romantic, sampai aku memutuskan tuk bersabar menunggu.
Keesokan harinya, Troy, kekasihku pergi ke luar kota tuk menerima pekerjaan kantornya. Malam sunyi tanpanya, hening hingga jangkrik-jangkrik asik bernyanyi dan bergembira atas kesedihanku.
Selama seminggu aku berdo’a tuk kehadiran troy disisiku, karna sungguh aku sangat menyayanginya. Tanpa sadar , aku mendapat sebuah SMS yang isinya “ Dear my Lova, Merry Montez… I’ll return to home tomorrow, I think… at 10.00 o’clock will become… wait me love… “ Betapa bahagianya diriku, hingga tak dapat membendung air mata nan tercurai-berai di pipiku.
Masih menunggu di rumah, kini sudah jam 12.00 malam ia tak kunjung jua, kebahagiaanku direnggut oleh waktu, dan aku melepaskan isak tangis yang membeban. “ Don’t Cry love… aku ada disini… “, tiba-tiba saja ia merangkulku dari belakang, bukan sekedar bahagia semata tapi sangat bahagia.
Ketika itu akubertanya kepadanya, berapa lama lagi kau mendapat waktu renggang untuk ku ? dan pertanyaanku hanya dibalas dengan sebuah senyuman yang tak ku mengerti maknanya. Ternyata jawaban itu adalah bebas, dan ia kini memiliki waktu 2 bulan untuk bersantai setelah menjalani beberapa pekerjaan yang menyebalkan bagiku. Saat itu jua, aku meminta padanya dengan manja karna aku sungguh-sungguh merindukannya… dengan begitu aku akan diberi.
Aku bertanya “ Apakah kau bisa menemaniku piknik di Halton Square? “ , “ Ya, aku bisa, jika kau mau kita berangkat esok pagi oke ! “. Ucapan yang terlontar dari mulutnya itu membuat diriku lega, “ aku ingin, merasakan kebahgiaan bersama saat disana… dan aku ingin kau Don’t turn of me Troy ! “. Entah mengapa aku takut akan kehilangan dirinya.
Tibalah waktunya, dimana hari yang ku dambakan dating menjemput. Troy sudah bersiap diluar, dengan tampilan yang cool dan perfect juga romantic. Datang ke rumahku dengan wajah yang tempak gembira dan wajah tersenyum. Hati berdebar pertama kali, ini yang pertamakali aku rasakan semenjak berhubungan dengan dirinya. “ Are you ready to go… Love ? “ “ Yeah… I have “ aku mengucapkan dengan rasa bahagia.
Sampai di tujuan, aku diangkat bagaikan seorang putrid yang diangkat oleh sang pangeran, hatiku lebih merasakan peristiwa ini lebih-lebih mengunggah hati. Pagi hari yang cerah berikut peristiwa yang sangat ku kenang.
Sebelumnya aku tak berfikir tuk mencari sensasi di Halton Square, karna aku berubah fikiran… jadi aku mengajaknya berjalan-jalan menyesuri halton square. Karna aku sangat senang berada disisinya, aku tak akan khawatir walau aku tersesat.
Jauh..jauh..dan jauh sungguh sangat jauh aku berjalan dari posisi awalku, kira-kira 1 Km dari sana.setelah berada jauh , aku dan troy menemukan gedung tua yang berada disebuah taman yang sedikit suram karna tak ada sekalipun penghuni atau manusia disitu.
Akumenemukan suatu berkas dalam gedung itu, disitu tertulis “ A madman has killed the memberof hospital… too scary.. it’s a zombie.. was there !!! “ sungguh aku tak mengerti apa maksud dari suatu berkas tersebut. Hosh! Apa itu ? sugguh aku takut hal yang aneh terjadi, “ Troy Cover me please… I’m afraid !” “ Yeah of course… I’ll beside you ! “. Hosh! Terjadi… suara itu tidak hanya tunggal, melainkan berkoloni, aku sangat takut troy… temani aku dan secepatnya kita pergi dari sini.
Arghhh… didepan ku langsung , makhluk aneh berwajah buruk berkoloni mengejar ku dan troy, lari kemanapun kami bisa asalkan tak ada yang salah jalan. Sampai! Diujung dan tak ada jalan … bahaya… “ My Lova, please back… I’ll kill them… cover your self ! “ “ Don’t try it ! “ “ This for our self… “ “ But, it’s too much “ “ Don’t worried, believe me ! “, ketika itu suasana indah bersamanya menjadi suasana yang buruk dan horror… “ No !! “ aku sangat menyesal, ia terbunuh dan tubuhnya digerogoti oleh oleh zombie-zoombie itu.
Kini mereka menghampiriku… aku harus bersiap untuk menemui ajalku di tempat yang terpuruk ini. Mendekat!! Lebih dekat… aku hanya mendapatkan sebuah batang baja untuk keselamatanku… aku harus berjuang. Tak lama kemudian, aku menusuk segala yang berada di sekitarku dan keluar dari gedung angker tersebut degan hati galau, walaupun selamat tetapi aku kehilangan seseorag yang seharusnya menjadi suamiku kelak, ia sangat berharga bagiku… Selamat tinggal Troy…
Hosh ! Dear my lova, I’ll return to your home tomorrow… I think… 12.00 o’clock… wait me love ! ( Gosh Letter )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar